Senin, 05 Maret 2012

7 Teknik Membangun Impian Hidup

7 Teknik Membangun Impian Hidup

Setiap orang pasti memiliki impian dan cita-cita, kali ini saya akan mencoba berbagi tentang 7 teknik membangun impian hidup.
Siapapun orangnya memiliki hak yang sama untuk meraih apapun yang diinginkan. Kita diberi kebebasan untuk mendapatkan yang kita inginkan, meskipun terlihat mustahil bagi orang lain. Impian adalah pembimbing kita dalam menjalani hidup, sebab jika kita menjalani hidup tanpa impian lebih baik cobalah untuk berhenti hidup. Tetapi ada sebagian orang yang mengeluh karena mereka capek untuk bermimpi sebab semua mimpinya tanpa wujud.
Mari kita perhatikan teknik dibawah ini untuk membangun apapun impian anda:
1. Buat Impian Positif, pikiran bawah sadar lebih menyukai hal positif.
contohnya adalah : Saya ingin menjadi orang yang sabar tahun ini, bukannya..saya ingin menjadi orang yang tidak pemarah lagi.
2. Buat Sejelas Mungkin, jika anda mengajukan sebuah proposal kepada penyandang dana tentu memperjelas jumlah dan kebutuhannya kan? Sama dengan pikiran kita, buatlah serinci mungkin. Jika anda ingin memiliki mobil tahun ini, katakan pada diri anda..“tahun ini saya pasti memiliki mobil xenia warna hitam terbaru untuk membantu saya memperlancar mobilitas usaha”

3. Buat mudah dibayangkan, buatlah impian yang bisa anda bayangkan. Coba pejamkan mata dan bayangkan impian anda. Semakin jelas anda mampu membayangkan maka semakin besar pula kemungkinan impian itu terwujud. Jika belum bisa membayangkan, maka anda coba cari gambar atau foto yang mirip dengan impian itu. Lalu berlatihlah untuk membayangkan gambar tersebut.
4. Buat yang sesuai dengan DIRI ANDA, kebanyakan orang gagal mewujudkan impiannya karena impian itu adalah impian dari keluarga. Jadi impian tersebut hanya enak didengar karena paksaan, bukan berdasar kebutuhan diri kita yang sebenarnya. Misalnya..jika tahun ini anda punya tujuan mobil, sementara keluarga anda mendesak anda memiliki rumah, maka pilihlah impian mobil dulu..karena itulah yang sesuai dengan pikiran anda
5. Buat Alasan kuat untuk Mewujudkan Impian Itu, carilah alasan kuat bahwa anda harus mewujudkannya, jika perlu tanamkan dalam diri anda bahwa impian itu adalah hidup anda. Anda bisa mati jika impian itu gagal terwujud.
6. Buat  langkah-langkah yang harus dilakukan.  Tuliskan rencana anda untuk mewujudkan impian itu, buat daftarnya dan urutkan dari langkah kecil ke besar.
7. ACTION NOW, semua langkah diatas menjadi percuma jika anda hanya diam saja. Lakukan dan lakukan…ACTION NOW, ingat semua keberhasilan besok terjadi atas langkah hari ini. Maka Lakukanlah untuk mewujudkan IMPIAN tersebut

Beranilah membangun impian, karen itu menjadi penuntun dalam kehidupan. Semakin jelas tahapan menuju impian tersebut, maka jalan hidup kita semakin terlihat dan jalani saja tahapan-tahapannya maka tanpa disadari kita mewujudkan impian tersebut.
Jika ada sebuah kereta api tujuan jakarta dari surabaya, sudah berada pada rel yang benar maka lambat atau cepat pasti sampai juga di jakarta.  Benar bukan? begitu juga dengan impian, jika sudah berada dalam rel yang tepat, jalan yang benar maka IMPIAN itu pasti terwujud. Tergantung anda, maukah melakukan percepatan atau tetap melambat saja?
Ketika membuat tulisan ini, juga mengajarkan sesuatu dalam pikiran saya. Bahwa mulai detik ini saya memilih percepatan dalam mewujudkan IMPIAN saya.
Semoga bermanfaat,

Jumat, 24 Februari 2012

Ujian Saringan 3 kali


Di jaman Yunani kuno, Dr. Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanannya yang tinggi.

Suatu hari seorang pria berjumpa dengan Socrates dan berkata, "Tahukah anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman anda?"

"Tunggu sebentar," jawab Dr. Socrates.

"Sebelum memberitahukan saya sesuatu, saya ingin anda melewati sebuah ujian kecil. Ujian tersebut dinamakan Ujian Saringan Tiga Kali."

"Saringan tiga kali?" tanya pria tersebut.

"Betul," lanjut Dr. Socrates

"Sebelum anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, mungkin merupakan ide yang bagus untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang akan anda katakan. Itulah kenapa saya sebut sebagai Ujian Saringan Tiga Kali. Saringan yang pertama adalah KEBENARAN.

Sudah pastikah anda bahwa apa yang akan akan katakan kepada saya adalah benar?"

"Tidak," kata pria tersebut, "Sesungguhnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukannya kepada anda".

"Baiklah," kata Socrates.

"Jadi anda sungguh tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak."
Sekarang mari kita coba saringan kedua yaitu KEBAIKAN.

Apakah yang akan anda katakan kepada saya mengenai teman saya adalah sesuatu yang baik?"

"Tidak, sebaliknya, mengenai hal yang buruk."

"Jadi," lanjut Socrates, "Anda ingin mengatakan kepada saya sesuatu yang buruk mengenai dia, tetapi anda tidak yakin kalau itu benar. Anda mungkin masih bisa lulus ujian selanjutnya, yaitu KEGUNAAN.

Apakah apa yang anda ingin beritahukan kepada saya tentang teman saya tersebut akan berguna buat saya?" "Tidak, sungguh tidak," jawab pria tersebut.

"Kalau begitu," simpul Dr. Socrates, "Jika apa yang anda ingin beritahukan kepada saya ... Tidak benar, tidak juga baik, bahkan tidak berguna untuk saya, kenapa ingin menceritakan kepada saya?"

(author : unknown)